You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
300 Pelajar dan Mahasiswa Ikuti Gerakan Edukasi Anti Korupsi di Jaksel
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Pelajar dan Mahasiswa di Jaksel Diedukasi Antikorupsi

Sebanyak 300 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dan mahasiswa di Jakarta Selatan diedukasi gerakan antikorupsi di Gedung Serba Guna Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Kecamatan Pasar Minggu. 

Menjadi budaya 

Pada kesempatan yang sama mereka juga diedukasi mengenai pencegahan pencucian uang, bullying, dan judi online.

Kegiatan ini turut menghadirkan Bus Antikorupsi dan narasumber berkompeten dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda), Polda Metro Jaya, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Unit Pencegahan Pungutan Liar (UPP) Provinsi DKI Jakarta, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi (PPATK), dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Irbanko Jaksel Adakan Festival Pelajar Berintegritas

Inspektur Pembantu Kota Jakarta Selatan, Nirwan Nawawi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan seluruh stakeholders terkait dalam membangun generasi muda yang memiliki integritas dan kesadaran terhadap bahaya praktik-praktik tidak jujur dan merugikan masyarakat.

"Jadi kegiatan yang sudah berlanjut dan sudah menjadi budaya di Inspektorat ini bertujuan menyebarkan nilai-nilai antikorupsi dengan membangun budaya integritas mulai dari sekolah dasar (SD) hingga mahasiswa," ujarnya, Selasa (19/11). 

Nirwan menjelaskan, dengan adanya Bus Antikorupsi diharapkan nantinya para pelajar dan mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan yang mendalam dan menjadi agen perubahan dalam masyarakat, serta menjadi generasi yang cerdas, jujur dan bertanggung jawab.

"Kita ingin mereka mampu membawa semangat antikorupsi ke lingkungan sekitar dan turut membangun Kota Jakarta Selatan sebagai kota yang berintegritas tinggi," terangnya.

Menurutnya, acara ini juga sebagai bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk terus mengembangkan budaya integritas dan antikorupsi dengan melibatkan seluruh stakeholder diberbagai kegiatan seperti, ASN Mengajar, Edukasi Pencegahan Korupsi, Roadshow Bus Antikorupsi, Bimbingan Teknis Fraud Risk Assessment (FRA).

"Saat ini tidak hanyak kita konsentrasikan budaya antikorupsi kepada satuan pendidikan, tetapi kita juga bersama-sama dengan pejabat terkait sudah melakukan pelayanan khusus antikorupsi seperti melalui, BPN, UP PM-PTSP, kelurahan, dan kecamatan," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Jakarta Selatan, Mukhlisin mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini karena memang para pelajar dan mahasiswa sudah harus tahu mengenai tindakan-tindakan yang mereka lakukan sehari-hari yang berindikasi pada korupsi atau bullying. 

"Alhamdulillah, kita para ASN Eselon III di Jakarta Selatan sudah memberikan edukasi terkait antikorupsi sebagai bentuk pengabdian kita kepada masyarakat dan tentu harapannya seluruh elemen masyarakat bebas dari korupsi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye9297 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6621 personNurito
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye2592 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1585 personFolmer
  5. Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1329 personAldi Geri Lumban Tobing